Jumat, 07 November 2014

Pengakuan 3 Astronot tentang UFO, Sengaja Ditutup-tutupi AS?

Keyakinan bahwa kita tak sendirian di alam semesta membuat manusia tak berhenti meyakini keberadaan UFO dan alien. Meski belum ada bukti sahih soal eksistensi makhluk ekstrateresterial.
Dan keyakinan itu bukan hanya konsumsi awam. Buzz Aldrin, Edgar Mitchell, dan Gordon Cooper adalah nama-nama besar dalam bidang antariksa. Mereka para astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang pernah mencicipi sensasi ke luar Bumi, bahkan menjejakkan kaki di Bulan.
Pengakuan 3 astronot tentang UFO membuat nama ketiga astronot AS ini sering dikaitkan dengan UFO. Begini kisahnya:

1. Buzz Aldrin

pengakuan 3 astronot tentang ufo
Sejarah akan mencatat nama Edwin ‘Buzz’ Aldrin sebagai manusia kedua yang menjejakkan kaki di Bulan. Melalui misi Apollo 11 pada 20 Juli 1969.
Dalam sebuah wawancara dengan Science Channel pada 2005 lalu, Buzz Aldrin mengatakan tentang benda misterius yang mengikuti Apollo 11 dalam misi ke Bulan.
“Ada sesuatu di luar sana yang cukup dekat untuk diamati. Tapi apa itu?,” kata dia, seperti dikutip dari Epoch Times, 5 Desember 2013.
“Mike (astronot Michael Collins) memutuskan untuk melihatnya melalui teleskop. Pada satu posisi, bentuknya seperti serangkaian elips. Namun saat dipertajam, itu seperti obyek berbentuk-L,” kata Buzz Aldrin.
Namun, kata dia, 3 astronot dalam misi Apollo 11 tak mau membuat keributan. “Tak mungkin kami menyampaikan: ‘Hai Houston, kami mendapati sesuatu bergerak di sekitar kami dan tak tahu apa itu, bisa Anda beri penjelasan?!’,” kata dia. “Kami tak bisa melakukannya karena tahu pasti transmisi itu bisa didengar oleh sembarang orang.” Bisa-bisa memunculkan banyak dugaan dan spekulasi.
Menduga obyek itu mungkin roket S-IVB, mereka bertanya pada pengendali misi di Houston, berapa jaraknya dari Apollo 11. Jawaban pun didapat: S-IVB berada sejauh 6.000 mil laut. “Namun kami tak merasa melihat sesuatu yang sejauh itu,” kata Aldrin.
Namun, baik dia, Collin, maupun Neil Armstrong memutuskan tak menyinggung soal itu. Memilih fokus pada misi.
Dalam sebuah posting di situs NASA, astrofisikawan David Morrison melaporkan bahwa ia berbicara dengan Aldrin setelah wawancara astronot itu di Science Channel. Menurut Morrison, Aldrin mengatakan, pernyataannya ditafsirkan di luar konteks.
Kepada Morrison, juga disampaikannya langsung pada acara Larry King Live tahun 2007, bahwa apa yang mereka lihat kemungkinan adalah panel yang terpisah dari pesawat ruang angkasa dalam prosedur normal. Mungkin…
“Tidak ada alien di Bulan. Neil Armstrong dan astronot Apollo lainnya tak melihat bukti keberadaan alien baik di sisi dekat maupun sisi jauh Bulan,” kata Morrison.

2. Edgar Mitchell

pengakuan 3 astronot tentang ufo
Dengan menaiki pesawat Apolo 14, Edgar Mitchell mencatat sejarah sebagai manusia keenam yang menginjakkan kaki ke Bulan pada 6 Februari 1971. Dia bahkan menghabiskan waktu selama 9 jam di sana.
Mitchell adalah sosok cerdas, memiliki dua gelar sarjana dan gelar doktor aeronautika dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT).
Pada 23 Juli 2008, pengakuan mengejutkan ke luar dari mulut Mitchell. Dalam sebuah acara radio di Inggris, dia mengaku percaya ada kehidupan lain di luar Bumi.
“Ya, tak ada lagi yang patut dipertanyakan soal apakah ada kehidupan lain di alam semesta. Saya sangat yakin kita, manusia, tak sendirian,” kata Mitchel saat itu, seperti dimuat laman Telegraph, 26 Juli 2008.
Kata-kata Mitchell sangat mengejutkan. Bahkan penyiar yang mewawancarainya terdengar kaget.
Tak hanya sampai di situ kejutan Mitchell. Dia mengatakan, menurut infomasi yang dia peroleh, alien bahkan telah mengunjungi Bumi atau setidaknya mengirim sinyal ke planet manusia.
“Alien telah mengunjungi Bumi, fenomena UFO adalah nyata — meski pemerintah sengaja menutup-nutupi hal ini selama 60 tahun terakhir,” kata Mitchell.
Karena Mitchell adalah seorang astronot, banyak orang tak meragukan pendapatnya. Lalu, apa tanggapan NASA? “NASA tidak pernah melacak keberadaan UFO,” kata Badan Antariksa Amerika Serikat itu dalam rilisnya.
Di laman NASA, apa yang diungkapkan Edgar Mitchell juga banyak ditanyakan. Ilmuwan Senior NASA, David Morrison memberi jawaban atas banyak pertanyaan ini.
“Sejauh yang saya tahu, tak ada astronot NASA yang mengklaim pernah melihat UFO ketika terbang ke angkasa,”kata dia.”Untuk kasus Edgar Mitchell, astronot Apolo 14 yang pergi ke Bulan, dia mempercayai laporan-laporan penglihatan UFO atau alien, namun dia tidak pernah melihat sendiri.”

3. Gordon Cooper

pengakuan 3 astronot tentang ufo
Gordon Cooper adalah salah satu astronot Original Seven atau Astronaut Group 1 NASA. Ia menjadi pilot dalam misi luar angkasa Project Mercury pada 1963.
Cooper mengaku telah melihat UFO pertamanya saat berada di atas Jerman Barat pada tahun 1951, meskipun ia membantah laporan yang menyebut, ia juga melihat UFO selama penerbangan Mercury.
Saat itu, sekelompok UFO terbang lebih cepat dan lebih tinggi daripada pesawat buatan manusia pada zamannya. Membentuk formasi tertentu. Demikian menurut wawancaranya dengan Yolanda Gaskins di Paranormal Borderline pada 1996.
“Kami tak bisa menyamai ketinggian mereka,” kata dia. Copper pun melaporkan penglihatannya pada para atasannya.
“Jawaban akhirnya datang berbulan-bulan kemudian: diduga itu adalah seed pod atau kulit kacang polong. Tak logis,” kata dia.
Kemudian, pada tahun 1957, saat menjadi pilot tes dan manajer proyek di Pangkalan AU Edwards California, Gordon menerima laporan dari krunya yang mengaku melihat benda mirip piring terbang mendarat di sebuah danau kering. Benda aneh itu mendarat dengan 3 kaki. Tanpa mengeluarkan suara. Namun saat didekati, benda itu langsung lepas landas.
Foto penampakan benda misterius itu diserahkan pada para atasannya di Pentagon. Namun tak pernah ada jawaban.
Hingga menghembuskan nafas terakhir, Cooper punya keyakinan bahwa pemerintah AS memang menutupi informasi tentang UFO.

Fakta Tentang Foto UFO Pertama (12 Agustus 1882)

Pada 1883 terdapat sebuah foto yang awalnya diduga merupakan bukti penampakan UFO.
Kini ilmuwan mengungkap fakta, foto itu jauh lebih dari sekadar penampakan UFO.
Ilmuwan Universidad Nacional Autonoma de Mexico yakin, foto tersebut sebenarnya adalah komet raksasa yang mendekat untuk menghantam Bumi. Komet ini diduga kuat memiliki berat seberat obyek yang memusnahkan dinosaurus.
Foto jepretan astronom Meksiko Jose Banilla pada 12 Agustus 1882 ini menunjukkan ada sesautu yang melintas di depan matahari. Saat diterbitkan untuk umum di majalah L’Astronomie 1886, foto ini dijuluki sebagai foto pertama UFO.
Namun hasi studi terbaru mengungkap, obyek itu adalah komet. “Itu merupakan komet yang terfragmentasi tinggi yang mendekati Bumi,” ungkap kepala studi Hector Javier Durand Manterola seperti dikutip DM .
Menurut perhitungan kami, jarak obyek itu 538-8.062km dan lebar obyek antara 46-795m, lanjutnya. Massa komet ini mencapai delapan kali massa komet Halley. Artinya, komet ini memiliki berat yang sama dengan obyek yang memusnahkan dinosaurus.

Bukti Nyata Bahwa Alien dan UFO Sudah Ada Sejak Jaman Dulu




Berikut adalah bukti-bukti bahwa alien sudah menjamah manusia beribu-ribu tahun yang lalu, semoga, silahkan dibaca dan disimak ya Veroholic (nama fans untuk veromons.blogspot.com).

The Dropa stone
Cerita mengenai Batu Dropa dimulai tahun 1938. Batu dropa ditemukan di Gunung Baian-Kara-Ula, Perbatasan China dan Tibet. Sebuah ekspedisi arkeolog, yang dipimpin Chi Pu tei, menemukan sebuah gua yang tampaknya dihuni oleh makhluk primitif jaman dulu.
Di dinding gua, terukir pictogram tentang surga, yang berisi: Matahari, Bulan, Bintang, dan bumi dengan titik-titik menghubungkan semuanya. Kemudian mereka menemukan sebuah batu berbentuk disk yang terkubur setengah di tanah, yang jelasnya sangat bagus bentuknya untuk makhluk seprimitif mereka. Ukuran batu tersebut kira2 berdiameter 9 inchi.
Dan setelah diteliti, umur dari batu tersebut kira-kira antara 10.000-12.000 tahun yang lalu. Dan kemudian ditemukan 716 plate lainnya, dan setiap plate/lempengan berisi rahasia yang sangat besar. Isi lempengan tersebut berisi tulisan hieroglip (hieroglyphic).
Dr. Tsum Um Nui, pada tahun 1962 dengan susah payah berusaha menerjemahkan setiap karakter dari batu tersebut ke tulisan tangan. Tulisan di batu tersebut sangat lah kecil, sehingga dia memerlukan magnifying glass (kaca pembesar) untuk membacanya dengan jelas. Seiring dengan berjalannya waktu, timbul banyak pertanyaan.
Karena usia batu tersebut diperkirakan berusia 10.000 tahun, bagaimana mungkin makhluk primitif bisa membuat batu sedemikian sempurna bulat seperti disk? Bagaimana mereka menulis tulisan yg mikroskopik (kecil)? Siapa kah mereka dan apa tujuannya dibuat batu-batu tersebut? Satu per satu karakter telah diterjemahkan, dan mulai membentuk arti. Setiap kalimat mulai bisa dimengerti, dia menemukan tulisan di batu bahwa tulisan tersebut ditulis oleh seseorang (atau bisa kita bilang “sesuatu”) yg menyebut diri mereka The Dropa.

Setelah dia menyelesaikan semua terjemahan, dia membuat paper dan mempresentasikan penemuan dia di depan petinggi uneversitas untuk di publikasi ke umum. Reaksi mereka begitu empatic, keputusan mereka : paper tersebut tidak akan dipublikasi.
Bahkan, pihak universitas melarang dia untuk mempublikasikan, ataupun membicarakan penemuan dia sedikitpun. Universitas memutuskan bahwa dunia tidak boleh tahu mengetahui The Dropa dan nasib mereka berkunjung ke bumi. Batu Dropa bercerita tentang pesawat luar angkasa dari planet lain yang mengalami kecelakaan dan mendarat di gunung Baian-Kara-Ula, Himalaya. Awak pesawat luar angkasa, the dropa, kemudian menemukan makhluk primitf di dalam gua di gunung tersebut.
Cerita selanjutnya, The dropa tidak berhasil memperbaiki pesawatnya dan tidak bisa kembali ke planet mereka, dan mereka terdampar di Bumi.
The Dogons
Bangsa Dogon sudah banyak dikenal oleh banyak orang karena mitos dan legendanya. Bangsa tersebut mempunyai populasi sebanyak 300.000 yang tinggal di barat daya Nigeria dekat dengan Mali, dekat Douentza dan sebelah utara dari Burkina. Tempat tinggal bangsa Dogon telah dimasukkan sebagai harta dunia karena kebudayaan dan kealamiannya. Mereka terkenal akan kemampuan artistik and pengetahuan tentang Astrologi, terutama bintang Sirius, dimana bintang tersebut menjadi pusat ajaran agama mereka.
Catatan: Sirius (α CMa / α Canis Majoris / Alpha Canis Majoris) adalah bintang paling terang di langit malam, dengan magnitudo tampak −1.47. Bintang ini terletak di rasi Canis Major dan merupakan sistem bintang ganda dengan komponen primer bintang deret utama kelas A dan komponen sekunder sebuah katai putih.
Bangsa Dogon sejak dahulu sudah mengetahui bahwa Sirius-A, salah satu bintang paling terang, berada di sebelah sebuah planet kerdil putih bernama Sirius-B, yang tentu saja hal tersebut baru saja diidentifikasi oleh ilmuwan barat pada tahun 1978. Bangsa Dogon telah mengetahui hal tersebut kira2 sedikitnya 1000 tahun yang lalu.
Selain pengetahuan tentang Sirius star, mitologi mereka juga mencakup Cincin Saturnus dan 4 bulan utama Planet Jupiter. Mereka juga punya 4 calendar, untuk matahari, venus, sirius, dan bulan, serta telah mengetahui sejak lama bahwa planet berotasi mengelilingi matahari. Darimana semua pengetahuan bangsa Dogon Berasal?
Berdasarkan cerita dan tradisi mereka, ada sebuah ras dari sistem Sirius Star, yang dipanggil Nommos, mengunjungi Bumi ribuan tahun lalu. Bentuk Nommos sangat jelek, mirip amphibi, seperti ikan duyung. Aneh nya, mitos tersebut juga muncul di peradaban Babylonia, Accadian, dan SUmeria. Dewa Isis dari mesir, yg kadang2 digambarkan sebagai duyung, juga dihubungkan dengan planet Sirius. Ras Nommos, menurut legenda DOgon, hidup di sebuah planet yg mempunyai orbit di bintang lain di Sirius system. Mereka mendarat ke bumi dengan angin kencang dan ribut yang bising. Dan ras Nommos tersebut yg memberikan pengetahuan tentang Sirius kepada mereka!!
Dan berikut penemuan lainnnya pada benda-benda kuno dari berbagai tempat
Petroglyphs UFO ini dibuat ribuan tahun lalu oleh bangsa ancient indian yang berada di barat daya Amerika. Berdasarkan cerita Bangsa Indian, ada 2 obyek melayang di udara dan salah satu obyek tersebut jatuh di Death Valley. Salah satu penumpang keluar dan memperbaiki pesawat.

Gambar di bawah ini ditemukan di dalam sebua gua yg berusia 17,000 – 15,000 BC, the cave of  “Pech Merle” near “Le Cabrerets, Perancis.

Gambar di bawah ditemukan di sebuah gua di kota Val monika, Italy, yang berusia 10.000 B.C, yang terlihat 2 makhluk seperti sedang memakai baju luar angkasa astronot.

Gambar di bawah ini ditemukan di Tassili, Gurun Sahara, Afrika Utara, yang berusia 6.000 B.C, apakah dia mirip manusia? Dan perhatikan benda berbentuk Disk di sebelah kanan atas, seperti UFO?

Sebuah figur (di bawah ini) yang aneh ditemukan di Kiev dan berusia 4.000 B.C.

Gambar di bawah berusia 7000 tahun, ditemukan di Querato, mexico, 1966.

Gambar di bawah ditemukan oleh Lt. Grey dalam ekspedisinya ke Australia. Dia menemukan lukisan di dinding yang dilukis oleh suku aborigin setempat, dan mereka menyebutnya Wandjina. Diperkirakan berusia 5000 tahun.



Foto di bawah diambil di irak, diperkirakan ukiran patung tersebut berusia 5000 tahun.

Ukiran di bawah ditemukan di ekuador, coba banding dengan pakaian astonot sekarang.



Gambar di bawah berasal dari manuscript “Annales Laurissenses” di abad ke-12 tentang penamapakan UFO di tahun 776, di saat pengepungan kastil Sigiburg, France. Bangsa Saxon mengepung bangsa perancis. Mereka sedang bertarung, dan tiba-tiba sebuah grup disk bercahaya terbang melewati atas gereja. Saxon mengira bangsa France dilindungi oleh obyek tersebut dan lari.

Gambar di bawah adalah terjemahan text sansekerta pada abad 10 yg bernama “Prajnaparamita Sutra”, yang berada dalam museum di jepang. Kamu lihat ada obyek yang berbentuk seperti topi, tetapi mengapa benda tersebut melayang di udara? Di dalam text disebutkan obyek tersebut disebut Vimanas. Ramayana mendeskripsikan Vimanas adalah sebuah pesawat yang mempunyai kubah di tengahnya. Vimanas bisa terbang dengan kecepatan angin dan tidak bersuara.


Gambar di bawah berasal dari kota Anger, Perancis pada tahun 842.

Gambar di bawah berada di dalam buku “Le Livre Des Bonnes Moeurs” oleh Jacques Legrand. Kamu masih bisa mencari buku ini di Chantilly Condé’s Museum ref 1338 ,297 part 15 B 8. Beberapa pengamat jaman sekarang menilai bahwa bola kuning besar itu adalah sebuah balon, tetapi tidak ada balon (atau belum ditemukan) di Perancis pada tahun 1338.

Di bawah ini adalah lukisan dari jaman Renaissance yang menceritakan tentang penampakan makhluk tak dikenal yang sangat detail di dalam buku “Prodigiorum liber” oleh Julio Obsequens, seorang historian Roma “Sesuatu seperti senjata api atau missile, muncul dari dalam bumi dan terbang ke angkasa dengan suara yang sangat bising.”

Di bawah adalah lukisan dari Carlo Crivelli (1430-1495) dan namanya “The Annunciation” (1486). Sekarang berada di the National Gallery, London. Sebuah object berbentuk piring terbang tampak sedang memancarkan sebuah sinar laser ke mahkota Mary.


Gambar di bawah ini menceritakan tentang penglihatan sebuah object yang terbang perlahan di angkasa oleh 2 kapal Belanda tahun 1660. Sumber dari ilustrasi tersebut berasal dari buku yang berjudul “Theatrum Orbis Terrarum” by Admiral Blaeu.

Lukisan di bawah ini bernama Summer’s triumph dan di buat di Bruges tahun 1538, dan sekarang berada di Bayerisches National Museum. Kamu bisa melihat dengan jelas beberapa object piring terbang di bagian atas. Beberapa orang berspekulasi kalau objek itu adalah pulau, jika demikian, berarti pulau-pulau tersebut melayang di udara!

Gambar di bawah ini diilustrasikan oleh Samuel Coccius tentang adanya objek yang tidak dikenal melayang di udara di Basel, Switzerland tahun 1566. “Bulatan-bulatan besar bewarna hitam” muncul di angkasa. Ilustrasi itu sekarang berada di the Wickiana Collection, Zurich Central Library.

Gambar di bawah ini berisi tentang penampakan objek seperti roda yang bercahaya di Hamburg, Jerman 4 November 1697.

Di bawah ini adalah copy dari vol. 42 of the Philosophical Transactions tahun 1742 yang berisi tentang penampakan objek (lihat gambar) yang muncul pada 16 desember 1742.

Versi berwarna

Ilustrasi dibawah berisi tentang penampakan yang terjadi pukul 9.45 pm di malam hari pada 18 Agustus 1783 dimana ada 4 saksi yang mengamati benda yang bercahaya di langit di teras Kastil Windsor. Menurut mereka, diantara awan muncul sebuah objek bercahaya, yang kemudian cahayanya meredup untuk sementara, kemudian bercahaya kembali dan terbang dengan kecepatan tinggi ke timur.
Kemudian objek tersebut merubah arah dengan drastis dan bergerak paralel secara horizontal sebelum menghilang di arah tenggara. Cahayanya sangat terang, menerangi semua dataran yang dilewati. Gambar ini di ilustrasi oleh Thomas Sandby (a founder of the Royal Academy) dan saudara laki-lakinya, Paul, yang keduanya merupakan saksi hidup dari peristiwa tersebut.

Ilustrasi di bawah ini diambil dari buku “Ume No Chiri (Dust of Apricot)” yang terbit di tahun 1803. Kapal asing dan kru-nya menyaksikan objek aneh tersebut di Haratonohama (Haratono Seashore) di Hitachi no Kuni (Ibaragi Prefecture). Menurut penjelasan mereka, lapisan luar terbuat dari besi dan bahan gelas (glass), dan tulisan aneh yang terlihat di gambar adalah tulisan yg dilihat di dalam kapal tersebut.

Lukisan di bawah ini dilukis di atas sebuah meja kayu di sebuah furniture yang disimpan di D’Oltremond, Belgium. Moses (Musa) sedang menerima tablet dan ada beberapa objek melayang di udara. Pelukis dan tahun diciptakannya tidak diketahui. Walaupun ini mendukung bukti bahwa kejadian di alkitab bisa dijelaskan saat Alien mengambil bagian dari kejadian tersebut. Mungkin teknologi kita yang mendatang (artinya teknologi kita sudah menyaingi alien ) bisa menjelaskan bagaimana menuliskan tulisan di atas tablet tersebut dengan api, membelah Laut merah, dsb. Mungkin teknologi kita mendatang bisa menjelaskan bagaimana hal ini bisa terjadi.

Gambar di bawah adalah gambar Yesus dan Maria yang terlihat melayang di udara. Lukisan tersebut berjudul “The Miracle of the Snow” oleh Masolino Da Panicale (1383-1440) dan sekarang berada di he church of Santa Maria Maggiore, Florence, Italy.

Lukisan di bawah berjudul “The Madonna with Saint Giovannino”. Dilukis pada abad 15, ada tampak objek seperti piring terbang di samping pundak Mary. Dan juga tampak ada seseroang dan pesuruhnya sedang mengamati objek tersebut.

Lukisan dibawah ini dari Kiev abad 15. Tampak Yesus seperti di dalam sebuah alat mirip roket.

Lukisan di bawah dibuat oleh Bonaventura Salimbeni yang berjudul “Glorification of the Eucharist” pada tahun 1600. Perhatikan objek seperti satelit Sputnik di tengah. Sekarang digantung di the church of San Lorenzo in San Pietro.

Lukisan dibawah ini berasal dari the Svetishoveli Cathedral in Mtskheta, Georgia pada abad 17. Perhatikan 2 objek terbang yang berada di 2 sisi Yesus. Dan di gambar besarnya, Kamu aka melihat objek itu berisi muka seseorang.



Gambar dibawah ini dibuat oleh flemish artist Aert De Gelder dan berjudul “The Baptism of Christ” (pembabtisan kristus), sekarang berada di the Fitzwilliam Musuem, Cambridge. Ada objek berbentuk piring yang memancarkan sinar ke arah John pembabtis dan Yesus.

Di bawah ini adalah gambar yang indah dari dua orang asing di zaman kuno membuktikan keberadaan ada aliens di antara umat manusia pada saat itu.

Jenis uang logam digunakan untuk Jeton fiqure sistem moneter rumit dan mungkin telah digunakan dalam substitusi sah dalam permainan. Khusus ini Jeton dari perancis 1680 menunjukkan apa yang tampak sebagai sebuah UFO terbang di udara dan bahkan lebih menarik prasasti dalam bahasa Latin diterjemahkan menjadi “Ini di sini pada waktu yang tepat”.

Dalam Seni Patung ini Kamu dapat melihat apa yang dilakukan Aliens untuk membuat generasi baru. Dalam pelukan makhluk berkepala besar ini adalah bayi kecil yang menyerupai campuran antara ras manusia dan ras alien.

Hanya berjudul “Penyaliban” oleh seniman yang tidak dikenal pada tahun 1350, lukisan di bawah ini menggambarkan dua UFO terbang dalam Penyaliban Kristus. Aliens aliens itu terbang di bagian kanan atas dan sudut kiri lukisan itu.

Fakta Yang Sebenarnya Ada Di Bulan.

Apakah Para Pembaca pernah mendengar ada apa sebenarnya di Bulan?? Maksud saya, yg SEBENARNYA. Mungkin setelah membaca apa yg saya tulis dibawah ini akan membuat kamu sekalian bergidik dan timbul banyak tanda tanya. Fakta sebenarnya dibalik pemberitaan ttg "pendaratan di Bulan oleh astronot pertama" dgn pesawat ulang alik Apollo 11 yg didengar oleh publik, berbeda dgn kenyataan di Bulan. 
jadi Langsung aja kita liat Faktanya....




Apakah ada "Markas Alien" di Bulan. Semakin byk orang yg percaya dgn cerita dari kehadiran Alien di Bulan.
Rumor mengatakan bahwa "Markas" mereka ada di sisi gelap dari bulan, sisi yg anda tidak pernah lihat dari Bumi.

Apakah Anda pernah bertanya mengapa pendaratan di Bulan berhenti dan mengapa kita tidak mencoba utk membangun Markas di Bulan atau membangun satelit di Bulan. Tampaknya gagasan tsb jauh lebih baik dan lebih mudah dibandingkan stasiun ruang angkasa yg mengambang?

Menurut Neil Armstrong, Alien memiliki markas di Bulan dan menginginkan kita pergi dan menjauhi Bulan!
Milton Cooper, seorang Pejabat Intelijen Angkatan Laut mengatakan bahwa "komunitas Intelijen" menyebut Markas Alien "Luna".

LUNA : Markas Alien di sisi jauh Bulan. Sempat terlihat dan difilmkan oleh Astronot Apollo. Sebuah markas, sebuah operasi penambangan menggunakan mesin yg sangat besar, dan sebuah benda besar asing yg dijelaskan dalam penampakan tsb yg disebut "Kapal Induk", ada disana. - Milton Cooper
Apakah Apollo 11 bertemu dgn UFO di Bulan? dari Buku "Above Top Secret" oleh Timothy Good

Menurut laporan dari seseorang yg tak diketahui namanya, baik Neil Armstrong dan Edwin "Buzz" Aldrin melihat UFO tak lama setelah pendaratan bersejarah di Bulan oleh Apollo 11 pada tanggal 21 Juli 1969. Aku ingat salah satu astronot mengatakan ada "cahaya" didalam kawah di Bulan selama transmisi televisi, diikuti dengan permintaan informasi lebih lanjut dari pusat kontrol misi. Tapi tidak ada lagi yg terdengar setelah itu.

Menurut mantan pegawai NASA, Otto Binder, saluran radio yg tidak disebutkan namanya sempat bertubrukan dan mengintervensi saluran radio NASA yg sedang berkomunikasi dgn Apollo 11 dan mendapatkan percakapan berikut:

NASA: Ada apa disana?
Pusat Kontrol Misi memanggil Apollo 11 ...

Apollo 11: Sungguh sangat besar sekali, Pak! Luar biasa besar!
Oh Tuhanku! Anda tidak akan percaya! Ada pesawat lain di luar sana, berbaris di sisi jauh dari tepi kawah!
Mereka sedang memperhatikan kami!

Pada tahun 1979 Maurice Chatelain, mantan kepala Sistem Komunikasi NASA mengkonfirmasi bahwa Armstrong memang telah melaporkan melihat dua UFO di pinggiran kawah. "Hal tsb merupakan rahasia umum di NASA" ungkapnya,"tapi tidak ada yg membicarakannya lagi sampai sekarang".

Ilmuwan Soviet merupakan yg pertama yg mengkonfirmasi insiden tsb. "Menurut informasi yg kami dapat, pertemuan itu dilaporkan segera setelah pendaratan", kata Dr. Vladimir Azhazha, seorang fisikawan dan Profesor Matematika di Universitas Moskow. "Neil Armstrong menyampaikan pesan kepada Pusat kontrol misi bahwa dua benda besar misterius sedang mengamati mereka setelah mendarat di bulan. Tapi pesannya tidak pernah terdengar oleh publik - karena disensor NASA. "Menurut ilmuwan Soviet lainnya, Dr. Aleksandr Kazantsev, Buss Aldrin merekam film berwarna dari dlm modul, dan terus melanjutkannya setelah ia dan Armstrong pergi ke luar. Dr. Azhazha mengatakan bahwa UFO tsb terbang pergi beberapa menit setelah astronot tsb keluar ke permukaan bulan.
Maurice Chatelain juga menegaskan bahwa transmisi radio Apollo 11 putus-putus pada beberapa percakapan untuk menyembunyikannya dari publik. Anda boleh meragukan pernyataan Chatelain, tapi perlu diketahui bahwa Chatelain adalah orang yg sangat berpengaruh dalam kemajuan sistem komunikasi dan radar pada roket luar angkasa. Salah satu sistem radar yg dikembangkannya digunakan pada pendaratan ke Bulan pada saat itu.

Chatelain juga menyebutkan bahwa "semua penerbangan Apollo dan Gemini dibuntuti atau diikuti, baik dari jarak yg jauh dan kadang-kadang cukup dekat, oleh pesawat luar angkasa asing - piring terbang, atau UFO, jika Anda ingin menyebutnya dgn nama itu. Setiap kali terjadi, para astronot menginformasikan ke Pusat Kontrol Misi, yg kemudian memerintahkan mereka untuk mendiamkannya". Dia juga mengatakan: "Saya rasa Walter Schirra yg terbang dgn Merkurius 8 adalah astronot pertama yg menggunakan kode "Santa Claus" utk menunjukkan adanya piring terbang yg mengikuti mereka. Namun, pernyataannya itu hampir tidak diperhatikan oleh masyarakat umum. Hal tsb agak berbeda ketika James Lovell dari Apollo 8 yg pulang kebumi dan sengaja berkata : "Ketahuilah bahwa "Santa Claus" benar-benar ada". Walaupun ini terjadi pada Hari Natal 1968, banyak orang merasakan makna tersembunyi dlm kata-kata tsb".

Rumor bertahan. NASA mungkin sebuah lembaga sipil, tapi kebanyakan dari program-programnya dibiayai oleh anggaran dari departemen pertahanan dan sebagian besar astronot tunduk pada peraturan keamanan militer. Selain dari fakta bahwa National Security Agency menyaring atau mensensor semua film dan komunikasi radio. Kami memiliki pernyataan dari Otto Binder, Dr. Garry Henderson dan Maurice Chatelain bahwa para astronot mendapat perintah tegas utk tidak membahas apa yg dilihat mereka. Dan Gordon Cooper telah bersaksi kepada komite PBB bahwa salah satu astronot benar-benar melihat UFO di permukaan Bulan. Jika tidak ada kerahasiaan, mengapa penampakan ini tidak disampaikan ke publik?

Seorang profesor, yg tidak ingin namanya dipublikasikan, sempat berdiskusi dgn Neil Armstrong selama simposium NASA.

Profesor: Apa yg SEBENARNYA terjadi di luar sana dengan Apollo 11?

Armstrong: Luar biasa, tentu saja kita selalu tahu ada kemungkinan, faktanya adalah, kita telah diperingatkan (oleh ???).

Profesor: Apa maksud anda dengan "diperingatkan"?

Armstrong: Saya tidak bisa menjelaskan dengan rinci, kecuali mengatakan bahwa kapal mereka jauh lebih unggul dari kami baik dalam ukuran dan teknologi - sangat-sangat besar ... dan menakutkan!

Profesor: Tapi NASA punya misi lain setelah Apollo 11?

Armstrong: Tentu - NASA berkomitmen waktu itu dan tidak berani mengambil resiko dan menimbulkan kepanikan di Bumi.

Armstrong menegaskan bahwa cerita itu benar namun menolak utk lebih detail, dan secara diam-diam mengatakan bahwa CIA berada di belakang semua (cover up) itu.

Pada kenyataannya penjelajahan oleh Armstrong di Bulan menimbulkan banyak tanda tanya dan pastinya, telah dipalsukan oleh NASA.
Berikut ada beberapa foto yg diperlihatkan ke publik dlm misi ke Bulan pd rentang tahun 1969-1972, yg diklaim NASA benar-benar diambil oleh astronot bumi yg akhirnya disadari oleh kita, orang awam setelah 27 tahun momen itu berlalu. Apa yg disembunyikan oleh mereka sampai mereka harus sengaja melakukan rekayasa, lebih tepatnya "syuting ulang" utk membohongi publik. Foto-foto ini mgkn bisa membohongi masyarakat 27 tahun yg lalu, tapi diabad 21 sekarang ini anak sekolah dasar pun bisa menyadari keganjilannya. 


Coba perhatikan arah bayangannya..
Modul Apollo 11 diatas kearah timur sedangkan bebatuan dibawah kearah tenggara.



Bayangan difoto kedua ada dimana-mana..


Bayangan foto ketiga lebih parah lagi.. Ada bayangan pendek, bayangan panjang, bayangan gelap, bayangan terang bahkan batuan yg terkena cahaya pdhal arah matahari berlawanan..

Bayangan astronot yg tidak beraturan, kemungkinan disebabkan oleh pencahayaan yg terlalu dekat..

Sumber pencahayaan yg terpantul oleh helm astronot..


Perhatikan bayangan astronot didepannya sedangkan tubuhnya terang terkena cahaya..


Cahaya matahari jelas dari depan tapi bagian punggung astronot terang terkena cahaya..
 Neil Armstrong bukan hanya seorang astronot tapi mungkin juga seorang aktor (kalau seandainya foto diatas tidak diperankan oleh stuntman).
Apakah anda tahu kalau permukaan Bulan dipenuhi oleh titanium, uranium dan jenis logam olahan lainnya (yg tidak berasal dari alam) sedangkan intinya kosong/hampa.
Apakah anda tahu kalau film "Transformer 3 : The Dark Side of the Moon" terinspirasi oleh rasa penasaran publik tentang sisi gelap Bulan kita???
Keanehan didunia seperti crop circle, benda peninggalan sejarah yg tidak lazim dan penampakan pesawat luar angkasa asing yg terlalu sering kita dengar, bahkan pada zaman dahulu kuno terdapat catatan maupun lukisan yg dibuat oleh manusia ribuan tahun lalu mengenai semua anomali diatas yg tentunya tidak bisa dibahas oleh Saya ditrit ini

Entri Populer